Dalil Shalat id di rumah saat Pandemi Corona :
-----
قال ابن أبي شيبة في المصنف حدثنا ابن علية عن يونس حدثني بعض آل أنس: أنَّ أنسًا كان رُبَّما جمعَ أهلَهُ وحشمَهُ يومَ العيدِ فصلّى بهم عبدُ اللهِ بنُ أبي عُتبةَ ركعتينِ.
وقال عطاء: إذا فاته العيد صلى ركعتين.
الألباني (١٤٢٠ هـ)، إرواء الغليل ٣/١٢٠ • رجاله ثقات غير البعض المذكور فلم أعرفه.
Dari Yunus _Rahimahullah_, Dari Sebagian keluarga Anas, bahwasanya Anas (bin Malik) mengumpulkan keluarganya dan pembantunya, pada hari id, maka Abdullah bin Abi Uthbah shalat bersama mereka dua rakaat".
Atha' _Rahimahullah_ berkata: Apabila seseorang tertinggal -jamaah- shalat id, maka shalatlah dua rakaat".
(Atsar Riwayat Ibnu Abi Syaibah dalam Mushannaf nya, sanadnya shahih sampai ke Yunus, dan Yunus sendiri mendengarkan cerita langsung dari sebagian keluarganya Anas). [rujukan: Irwa'ul Ghalil (3/120)].
-----------
Fatwa Mufti Arab Saudi Saat Ramadan ketika terjadi Pandemi Corona
Fatwa Syaikh Abdul aziz bin Abdullah bin Muhammad Alu Asy-Sheikh.
Pertanyaan nya adalah tentang legalitas sholat Ied di rumah.
Syaikh Abdul aziz menjawab :
"أما صلاة العيد إذا استمر الوضع القائم ولم تمكن إقامتها في المصليات والمساجد المخصصة لها فإنها تصلى في البيوت بدون خطبة بعدها".
“Adapun shalat Idul Fitri, jika keadaan seperti ini berlanjut, maka tidak mungkin dilaksanakan di tempat-tempat shalat (tanah lapang) dan masjid yang biasa dikhususkan untuk itu. Maka diperkenankan shalat di rumah tanpa khutbah".
Wallahu'allam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar