Senin, 30 November 2020

Mahalnya Sebuah Hidayah ()


PENYIMPANGAN SETELAH HIDAYAH

Pertanyaannya adalah adakah orang yg melepas hidayahnya?

Pertanyaan ini berangkat dari kerisauan Sahabat Nabi Shallahu'alai wasallam Hudzaifah bin Al-Yaman Radhiyalahu ‘anhu :

Wahai Rasulullah, فَقُلْتُ يَا رَسُوْلُ اللهِ
dahulu kami berada dalam keadaan jahiliyah dan kejelekan
أِنَّا كُنَّا فِي جَاهِلِيَّةٍوَشَرِّ

lalu Allah mendatangkan kebaikan (Islam) ini,  فَجَاءَنَااللَّهُ بِهَذَا الْخَيْرِ

apakah setelah kebaikan ini akan datang kejelekan ? Beliau berkata : “Ya”
    فَهَلْ بَعْدَ هَذَا الْخَيْرِ شَرِّ قَالَ نَعَمْ

Ini menunjukan bahwa sungguh mahalnya sebuah hidayah karena Allah ilhamkan kepada jiwa kita.

فألهمها فجورها وتقواها.
maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,

قد أفلح من زكاها. وقد خاب من دساها.
sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Asy Syams 8 – 10).

Menurut ibnu Abbas dalam riwayat Ali bin Abi Thalhah maksudnya adalah,
menjelaskan kepadanya kebaikan dan keburukan.   بَيَّنَ لَهَا الْخَيْرَ وَالشَّرَّ

Sedangkan dalam riwayat ‘Athiyah
mengajarkan kepadanya keta’atan dan maksiat.  عَلَّمَهَا الطَّاعَةَ وَالْمَعْصِيَةَ

Pilihan tersebut digambarkan oleh Syaikh bin Baz  للشيخ ابن باز dalam menjawab pertanyaan.

لماذا ينتكس البعض بعد استقامته على طريق الهداية ؟؟؟
Mengapa ada sebagian orang yang justru berbalik (menyimpang) setelah ia konsisten di atas jalan hidayah (bahkan sebelumnya ia mendakwahkan sunnah)…??

قيل للشيخ ابن باز :
Syaikh Bin Baz pernah ditanya:

ياشيخ ، فلان انتكس،
Wahai Syaikh; si fulan berbalik (menyimpang)

قال الشيخ :
Syaikh berkata;

(لعل انتكاسته من أمرين :
Boleh jadi dia berbalik menyimpang karena dua hal:

إما أنه لم يسأل الله الثبات ،
Pertama, dia mungkin tidak pernah meminta kepada Allah agar diteguhkan (di atas alhaq),

أو أنه لم يشكر الله على الإستقامة) .
atau yang kedua, ia tidak bersyukur setelah diberikan keteguhan dan keistiqomahan oleh Allah.

فحين اختارك الله لطريق هدايته،
Maka tatkala Allah telah memilihmu berjalan di atas jalan hidayah-Nya,

ليس لأنك مميز أو لطاعةٍ منك ،
camkanlah bahwa itu bukan karena keistimewaanmu atau karena ketaatanmu,

بل هي رحمة منه شملتك ،
melainkan itu adalah rahmat dari-Nya yang meliputimu

قد ينزعها منك في أي لحظة ،
Allah bisa saja mencabut rahmat tersebut kapan saja darimu

لذلك لا تغتر بعملك ولا بعبادتك
Oleh karena itu, jangan engkau tertipu dengan amalanmu, jangan pula disilaukan oleh ibadahmu

ولا تنظر باستصغار لمن ضلّ عن سبيله
Jangan engkau memandang remeh orang yang tersesat dari jalan-Nya

فلولا رحمة الله بك لكنت مكانه .
Kalau bukan karena rahmat Allah padamu, niscaya engkau akan tersesat pula, posisimu akan sama dengan orang yang tersesat itu.

أعيدوا قراءة هذه الآية بتأنٍّ
Ulang-ulang lah membaca ayat berikut ini dengan penuh penghayatan

﴿ ولوﻵ أن ثبتناك لقد كدت تركن إليهم شيئا قليلا ﴾
“Andai Kami tidak meneguhkanmu (wahai Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam), sungguh engkau hampir-hampir saja akan sedikit condong kepada mereka (orang-orang yang tersesat itu).”

إياك أن تظن أن الثبات على الإستقامة أحد إنجازاتك الشخصية …

Jangan pernah engkau menyangka, bahwa keteguhan di atas istiqomah, merupakan salah satu hasil jerih payahmu pribadi.

تأمل قوله تعالى لسيد البشر..
Perhatikan firman Allah kepada Pemimpin segenap manusia (Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam):

“ولولا أن ثبتناك”
“Kalau bukan Kami yang meneguhkanmu (wahai Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam)…”

فكيف بك !!؟.
Maka apalagi engkau…!!?

نحنُ مخطئون عندما نتجاهل أذكارنا،
Kita sering keliru, manakala kita melupakan dzikir-dzikir kita

نعتقد أنها شيء غير مهم وننسى
Kita menyangka bahwa dzikir-dzikir itu tidak penting, sehingga kita pun melupakannya.

بأن الله يحفظنا بها، وربما تقلب الأقدار..
Kita lupa bahwa Allah akan menjaga kita karena dzikir-dzikir tersebut. Boleh jadi takdir Allah akan berbalik.

يقول ابن القيم:
Ibnu al-Qayyim berkata:

حاجة العبد للمعوذات أشدُ من حاجته للطعام واللباس..!
Kebutuhan hamba akan do’a dan dzikir (agar Allah memberikan perlindungan), melebihi kebutuhannya akan makanan dan pakaian.

داوموا على أذكاركم لتُدركوا معنى:
Maka rutinkanlah membaca do’a dan dzikir kalian, agar kalian meraih apa yang dijanjikan dalam sabda Rosulullah shollallahu ‘alayhi wasallam

احفظ الله يحفظك..
“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjaga kalian”

تحصنوا كل صباح ومساء ؛
Niscaya kalian akan mendapatkan perlindungan pagi dan petang.

فالدنيا مخيفة .. وفي جوفها مفاجأت .. والله هو الحافظ لعباده
Dunia ini benar-benar menakutkan…. di lorongnya ada banyak hal yang menyentakkan… Allah, Dialah yang Maha Menjaga hamba-hamba-Nya.

Wallahu'allam
Http abuafka.blohspot.com.

♻ Raih amal shalih dengan menyebarkan kiriman ini dan tidak mengubah tulisan, semoga bermanfaat.
Jazakumullahu khoiron.

Rabu, 21 Oktober 2020

Untukmu penuntut ilmu sejati

Untukmu penuntut ilmu sejati.

Internet adalah sarana mudah untuk belajar apa saja termasuk didalamnya agama namun internet hanya sarana pendukung bukan tempat sebenarnya bagi penuntut ilmu sejati.

Seyogyanya penuntut ilmu sejati disibukan untuk berguru & mendatangi masjlis ilmu yg syar'i (Talaqi)  dibanding berselancar di internet.
Tampaknya alim sosmed dunia namun awam faktanya.

Diantara dampak buruk berguru dg internet:

-Ilmu yg didapat tdk semakin mendekatkan dirinya kpd Allah

-Ilmunya untuk kesombongan
( untuk menasehati org lain bukan untuk dirinya)

-Ngajinya hanya sepotong
-potong ( gagal paham)

-Jauh dari adab para salafusaleh

- Jauh dari org- orang Soleh
(Mengamalkan ilmu dan saling menasehati dlm kesabaran)

Dan masih banyak lainnya..

Sebagaimana di riwayatkan dari Yahya bin Katsir dan ini ucapannya:

لا يستطاع العلم براحة الجسم
Tidak ada di dapatkan ilmu dengan santainya jasad.
[HR. Muslim no.612]


Tidak kita temui Ulama hari ini ( Khalaf) dan Ulama dulu (Salaf) mencukupkan kitab atau media semisal untuk belajar. Tidak ada ceritanya seorang jadi Ulama dengan modal kitab atau media semisalnya.

Engkau wajib mengusahakan datang ke kajian, duduk di depan Ulama dan belajar di depannya. Ini berlaku bagi semua ilmu.

Media yang ada, baik internet, group WhatsApp, atau Telegram hanya berfungsi membantu bukan media utama untuk belajar hingga faham. Bahkan ia bisa berbahaya bila tidak hati-hati.

Bersemangatlah mencari ilmu sedapat mungkin mumpung masih muda. Karena Ulama dulu untuk mendapat ilmu mereka keluar rumah, menempuh kesulitan dengan semangat tinggi. Tidak akan di dapat ilmu kecuali bagi yang merasakan pedihnya belajar.

Wallahu'allam

Abu Afka http//abuafka.blogspot.com

Dari tulisan Ustadz Abu Abdurrahman bin Muhammad Suud al Atsary hafidzhahullah

Minggu, 02 Agustus 2020

Takbiran Dulu atau Dzikir Dulu

*Takbiran Dulu atau Dzikir Dulu*__✍

*ⓂemahamiSyariatDenganBenar* 

🚪لبﺴْــــــــــــــــــﻢِ ﺍﻟﻠﻪِ▪

*Pertanyaan*:

Bismillah.. Akhi bertakbir setiap selesai sholat wajib, brp kali?  Tdk dibatasi?

*Pertanyaan*:

Assalamualaikum. Pada hari tasyrik 11,12,13 ketika selesai shalat berjamaah, mana lebih utama takbiran atau atau dzikir sesudah shalat dan bagaimana yang lebih afdhalnya?
Terimakasih atas penjelaasan ustadz…

Rohaniah Islam (XXXXXXXXXXXX@gmail.com)

*Jawaban*:

Wa alaikumus salam

Takbiran Dulu atau Dzikir Dulu
Keterangan Syaikh Khalid Al-Musyaiqih,

ومتى يكبر ؟ هل يكبر بعد السلام مباشرة أو عقب الذكر ؟
نقول يكبر بعد الاستغفار وقول : ( اللهم أنت السلام ومنك السلام تباركت يا ذا الجلال والإكرام ) ، فيستغفر الله ثلاثاً ثم يقول : ( اللهم أنت السلام ومنك السلام تباركت يا ذا الجلال والإكرام ) ثم يشرع في التكبير ، يكبر ما شاء الله عز وجل ثم بعد ذلك يعود لأذكاره

Kapan mulai takbir setelah shalat? Apakah langsung bertakbir persis setelah salam ataukah setelah Dzikir?

*Jawab:*

Kami katakan, sebaiknya bertakbir setelah istighfar dan membaca,

اللهم أنت السلام ومنك السلام تباركت يا ذا الجلال والإكرام

Hendaknya dia istighfar 3 kali kemudian membaca; dzikir di atas (Allahumma antas salam…. dst.), setelah itu mulai bertakbir. Dia bisa bertakbir dengan jumlah bebas, kemudian kembali berdzikir lagi.

Sumber: http://www.ahlalhdeeth.com/vb/showthread.php?t=264613

Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits

Read more https://konsultasisyariah.com/8570-takbiran-dulu-atau-dzikir-dulu.html

•┈•••○○❁▪💠▪❁○○•••┈•

📲 Reposted by Teman_Hijrah

♻ ♻  *Bebas Save 🔄 Share* 

Mari perbanyak istighfar semoga Allah selalu membimbing kita semua ke dalam hidayah-Nya, mengangkat bencana yang menimpa dunia saat ini dan mengampuni dosa-dosa kita semua. 

InsyaAllah saudara² kita akan mendapatkan faidah ilmu dari yang kita sebarkan agar kaum muslimin semakin faham dalam beragama di atas Sunnah Nabinya dan mudah²an kita mendapatkan bagian dari pahalanya  آمِينَ. 

مَنْ دَلَّ عَلَى خَيْرٍ فَلَهُ مِثْلُ أَجْرِ فَاعِلِهِ

“Barangsiapa menunjukkan kepada kebaikan, maka ia mendapatkan pahala sebagaimana orang yang melakukan.” [HR. Muslim, 3509]

فَوَاللَّهِ لأَنْ يُهْدَى بِكَ رَجُلٌ وَاحِدٌ خَيْرٌ لَكَ مِنْ حُمْرِ النَّعَمِ

“Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.”[Bukhari no. 2942 dan Muslim no. 2406, dari Sahl bin Sa’ad]
____________________________
*Jazakumullahu khairan wa Barakallahu fikum*

•┈•••○○❁▪💠▪❁○○•••┈•

Jumat, 03 Juli 2020

الأمر بالمحافظة عَلَى الصلوات المكتوبات والنهي الأك


Kitab Al-Fadhail, Bab 193. Perintah Menjaga Shalat Wajib dan Larangan serta  Ancaman yang Sangat Keras bagi yang Meninggalkannya.


Allah Ta'ala berfirman
Peliharalah semua shalat(mu)
حَافِظُواْ عَلَى الصَّلَوَاتِ
dan (peliharalah) shalat wusthaa.
والصَّلاَةِ الْوُسْطَى … (البقرة: ٢٣٨)

(Q.S. Al-Baqarah [2]: 238)

أَيُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إلَى اللَّهِ ؟ قَالَ : الصَّلاةُ عَلَى وَقْتِهَا .

Hadits #1081

Abu Hurairah brkata,
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ  رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ 
Rasulullah brsabda, 
قاَلَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Sesungguhny amal yg prtama kali dihisab pd sorg hamba 
إنَّ أَوَّلَ مَا يُحَاسَبُ بِهِ العَبْدُ
pd hari kiamat adalah shalatny. 
 يَوْمَ القِيَامَةِ مِنْ عَمَلِهِ صَلاَتُهُ
Maka, jika shalatny baik فَإنْ صَلُحَتْ 
sungguh ia tlh beruntung & berhasil. فَقَدْ أفْلَحَ وأَنْجَحَ

& jika shalatny rusak, وَإنْ فَسَدَتْ
sungguh ia tlh gagal & rugi.
فَقَدْ خَابَ وَخَسِرَ 

Jika berkurang sedikit dr shalat wajibnya,  فَإِنِ انْتَقَصَ مِنْ فَرِيضَتِهِ شَيْءٌ 

maka Allah Ta’ala berfirman,
قَالَ الرَّبُ  عَزَّ وَجَلَّ 

‘Lihatlah apakah hamba-Ku mmiliki shalat sunnah.
اُنْظُرُوا هَلْ لِعَبْدِي مِنْ تَطَوُّعٍ 
Maka disempurnakanlah apa yg kurang dr shalat wajibny.
فَيُكَمَّلُ مِنْهَا مَا انْتَقَصَ مِنَ الفَرِيضَةِ ؟
Kemudian begitu pula dg seluruh amalny.
   ثُمَّ تَكُونُ سَائِرُ أعْمَالِهِ عَلَى هَذَا

(HR. Tirmidzi, ia mengatakan hadits tersebut hasan.) [HR. Tirmidzi, no. 413 dan An-Nasa’i, no. 466. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini shahih.]
رَوَاهُ التِّرمِذِيُّ ، وَقَالَ : (( حَدِيثٌ حَسَنٌ )
 

Faedah dari Hadits

Perkara yang pertama kali akan dihisab pada hamba dari perkara ibadah pada hari kiamat adalah shalat.

Siapa yang mendirikan shalat, maka bagus amalnya. Siapa yang tidak bagus shalatnya, maka amalnya pasti rusak.

Allah sangat penyayang pada hamba di mana Allah menyempurnakan amalan wajib yang ia lakukan dengan amalan sunnah sebagai penutup kekurangannya.

Umumnya amalan wajib akan disempurnakan dengan amalan sunnah sampai bertambahlah kebaikan hingga mengalahkan kejelekan sampai masuk surga dengan rahmat Allah.’

Hendaklah setiap orang bisa memperbanyak dan menjaga amalan sunnah, bukan hanya mementingkan yang wajib saja.

 

Referensi:

Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin. Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Penerbit Dar Ibnul Jauzi. 2:255-256.

Minggu, 07 Juni 2020

Lanjutan ayat 12 biografi Luqmanul Hakim

Lanjutan tafsir & Faidah QS Lukman ayat 12

Ibnu Jarir mngatakan,  وَقَالَ اِبْن جَرِير 
tlh mnceritakan kpd kami Ibnu Humaid, حَدَّثَنَا اِبْن حُمَيْد 
tlh mnceritakn kpd kami Al-Hakam, tlh mnceritakn kpd
kmi Amr ibnu Qais   حَدَّثَنَا الْحَكَم حَدَّثَنَا عَمْرو بْن قَيْس
Yg mngatakn bhwa Luqman adlah sorg budak brkulit hitam,brbibir 
tbal,& brtelapak kaki lbar. قَالَ كَانَ لُقْمَان عَبْدًا أَسْوَد غَلِيظ الشَّفَتَيْنِ مُصَفَّح الْقَدَمَيْنِ 
Lalu ia kdatangan sorg llaki saat ia brada di mjelis sdang brbincang2 dg org bnyak. فَأَتَاهُ رَجُل وَهُوَ فِي مَجْلِس نَاس يُحَدِّثهُمْ
Mka llaki itu brtany kpdny, فَقَالَ لَهُ 
Bukankh kmu yg prnah mnggembalakn kambing brsamaku di tmpat anu & anu? أَلَسْت الَّذِي كُنْت تَرْعَى مَعِي الْغَنَم فِي مَكَان كَذَا وَكَذَا ؟
Luqman mnjawab, Benar. قَالَ نَعَمْ 
Llaki itu brtany, Lalu apakh yg mmbuatmu mnjadi sorg yg trhormat sperti yg kulihat skarang?  قَالَ فَمَا بَلَغَ بِك مَا أَرَى ؟
Luqman mnjawab, Jujur dlm brkata, & diam tdk ikut campur trhadap apa yg bukan urusanku   قَالَ صِدْق الْحَدِيث وَالصَّمْت عَمَّا لَا يَعْنِينِي 

Smua asar ini antara lain mnjelaskn bhwa Luqman bkanlh 
sorg nabi, & sbagian lainny mngisyaratkn ke arah itu 
(sorg nabi).  فَهَذِهِ الْآثَار مِنْهَا مَا هُوَ مُصَرَّح فِيهِ بِنَفْيِ كَوْنه نَبِيًّا 
Diktakn bhwa dia bkan sorg nabi krena dia adlh 
sorg budak; hal ini brtntangn dg sifat 
sorg nabi, وَمِنْهَا مَا هُوَ مُشْعِر بِذَلِكَ لِأَنَّ كَوْنه عَبْدًا قَدْ مَسَّهُ الرِّقّ يُنَافِي كَوْنه نَبِيًّا
mngingat smua rasul dilahirkn dr kalangan trpandang 
kaumny.  لِأَنَّ الرُّسُل كَانَتْ تُبْعَث فِي أَحْسَاب قَوْمهَا 
Krena itulah mka jumhur ulama Salaf mnyatakn bhwa Luqman bukanlh sorg nabi. وَلِهَذَا كَانَ جُمْهُور السَّلَف عَلَى أَنَّهُ لَمْ يَكُنْ نَبِيًّا 

Ssungguhny pndapat yg mngatakan bhwa dia 
adlah sorg nabi   وَإِنَّمَا يُنْقَل كَوْنه نَبِيًّا 
hnyalh mnurut riwayat yg brsmbr dr Ikrimah jika mmang 
snadny sahih brsumber drny. عَنْ عِكْرِمَة إِنْ صَحَّ السَّنَد إِلَيْهِ 
Riwayat trsbt dikmukakn o/ Ibnu Jarir فَإِنَّهُ رَوَاهُ اِبْن جَرِير 
& Ibnu Abu Hatim وَابْن أَبِي حَاتِم 
mlalui Waki', dr Israil, dr Jabir,  مِنْ حَدِيث وَكِيع عَنْ إِسْرَائِيل عَنْ جَابِر  
dr Ikrimah yg mngatakn bhwa Luqman adlah 
sorg nabi. عَنْ عِكْرِمَة قَالَ كَانَ لُقْمَان نَبِيًّا
Jabir yg disbtkn dlm snad rwayat ini adlah Ibnu Yazid Al-Ju'fi, 
sorg yg brpredikat daif,  وَجَابِر هَذَا هُوَ اِبْن يَزِيد الْجُعْفِيّ وَهُوَ ضَعِيف 
hanya Allah Yg Maha Mngetahui.  وَاَللَّه أَعْلمَ
***

#######

Faidah
Maisyah / Prpesi Lukman
1. Sa’id bin Al Musayyib mngatakn bhwa Lukman adalh pnjahit.
2. Ibnu Zaid mngatakn bhwa Lukman adalh sorg pngembķala.
3. Kholid Ar Rob’i mnyatakn bhwa Lukman adalh sorg tukang kayu.
4. Ibnu ‘Abbas mngatakn bhwa Lukman adalh sorg budak dr negeri Habasyah (skrang: Ethiopia skitarny). 
5. Mujahid Ia adalh sorg qodhi dr Bani Isroil (Lihat Zaadul Masiir, 6: 318).

#######

Firman Allah  قَوْله تَعَالَى
& ssungguhny tlh Kmi brikan hikmah kpd 
Luqman.  {وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ}
Yakni pemahaman أَيْ الْفَهْم 
ilmu, & ungkapan. وَالْعِلْم  وَالتَّعْبِير 

Mnurut riwayt Sa'id ibnu Abu Arubah, وَاَلَّذِي رَوَاهُ سَعِيد بْن أَبِي عَرُوبَة 
dr Qatadh shubungn dg mkna firman-Ny عَنْ قَتَادَة فِي قَوْله تَعَالَى
& ssungguhny tlh Kmi brikan hikmah kpd 
Luqman.  {وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ}

Bhwa yg dimksud dg hikmah ialah أَيْ 
pngetahuan tntang di Islam,  الْفِقْه فِي الْإِسْلَام 
& dia bukanlh sorg nabi yg diberi wahyu. وَلَمْ يَكُنْ نَبِيًّا وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ 

*****

yaitu, Brsyukurlah kpd Allah. أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ 
huruf ل yg mnunjukkn kkhususan & keistimewaan. 
Artiny syukur scara mutlak hnyalh bleh ditujukn kpd Allah sja & tdk blh ditujukn kpd slain Allah.O/ krena itu sorg hmba wajib dlm hatiny hnya brsyukur kpd Allah.  

Kmi printahkn kpdny u/ brsyukur kpd Allah   أَيْ أَمَرْنَاهُ أَنْ يَشْكُر اللَّه عَزَّ وَجَلَّ 
atas apa yg tlh Dia(Allah) anugerahkn 
kpdany.  عَلَى مَا أَتَاهُ اللَّه وَمَنَحَهُ وَوَهَبَهُ
brupa kutamaan yg scara khusus hany dibrikn 
kpdany,   مِنْ الْفَضْل الَّذِي خَصَّصَهُ بِهِ عَمَّنْ سِوَاهُ مِنْ أَبْنَاء 
bkan kpd org lain yg szaman dgny. جِنْسه وَأَهْل زَمَانه 

Kmudn firmanNy ثُمَّ قَالَ تَعَالَى 
mka ssungguhny ia brsyukur u/ diriny sndiri فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ 
Artiny, ssungguhny mnfaat & phala dr brsyukur itu kmbali 
kpd para plakuny,  أَيْ إِنَّمَا يَعُود نَفْع ذَلِكَ وَثَوَابه عَلَى الشَّاكِرِينَ 

krena ada firman Allah yg mnyebutkn لِقَوْلِهِ تَعَالَى
& brang siapa yg bramal sleh, وَمَنْ عَمِلَ صَالِحًا 
mka u/ diri mreka sndirilh mreka mnyiapkn 
(tmpat yg mnynangkn). {فَلأنْفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ}
(Ar-Rum 30 : 44)

Adapun firman Allah وَقَوْله
maka ssungguhny Allah Mahakaya lg Maha Trpuji.  فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ 
Yaitu Mhakaya, tdk mmerlukn hmba2-Ny. أَيْ غَنِيّ عَنْ الْعِبَاد 
Dia tdk kkurangn, wlaupun mrka tdk mnsyukuri 
nikmat2Ny. لَا يَتَضَرَّر بِذَلِكَ 
Sandainy smua pnduduk bumi ingkar kpd 
nikmat-Ny,  وَلَوْ كَفَرَ أَهْل الْأَرْض كُلّهمْ جَمِيعًا 
mka ssngguhny Dia Mhakaya dr slain-Ny, فَإِنَّهُ الْغَنِيّ عَمَّنْ سِوَاهُ 
tdk ada ILah slain Dia. فَلَا إِلَه إِلَّا اللَّه 
& kmi tdk mnymbah slain hnya kpd-Ny.  وَلَا نَعْبُد إِلَّا إِيَّاهُ 

Dalam hadits qudsi ditunjukkan bahwa Allah tidak butuh pada rasa syukur seorang hamba dan jika mereka tidak bersyukur, itu pun tidaklah mengurangi kekuasaan Allah.

Whai hamba-Ku, klau org2 trdahulu & yg trakhir 
di antara klian,  يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ 
Skalian mnusia & jin, وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ 
mreka itu brtaqwa sperti org yg pling brtaqwa 
di antara klian, كَانُوا عَلَى أَتْقَى قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ مِنْكُمْ 
tdk akan mnambah kkuasaan-Ku sdikit pun. مَا زَادَ ذَلِكَ فِى مُلْكِى شَيْئًا 
Jika org2 yg trdhulu & yg trakhir di antara klian يَا عِبَادِى لَوْ أَنَّ أَوَّلَكُمْ وَآخِرَكُمْ 
skalian manusia dan jin, وَإِنْسَكُمْ وَجِنَّكُمْ 

mreka itu brhati jahat sperti org yg pling jahat di 
antara kalian,  كَانُوا عَلَى أَفْجَرِ قَلْبِ رَجُلٍ وَاحِدٍ 
tdk akan mngurangi kkuasaan-Ku sdikit pun jg. مَا نَقَصَ ذَلِكَ مِنْ مُلْكِى شَيْئًا
(HR. Muslim no. 2577).

########

Faidah 70 ×
kta syukur diambil dr kata syakara(membuka), yaskuru, syukran & tasyakkara yg brarti mnsyukuri-Ny, mmuji-Ny.

Syukur dlm kitab I’anatut Thalibin Sayyid Abu Bakar Muhammad Syatha ad-Dimyathi berkata

Fath al-Mu’in (al-Allamah Zainuddin al-Malibari) 

syukur mnurut pngertian bhasa adlh pujian (alhamdulillh) sbgaimna umumny.  اَلشُّكْرُلُغَةًهُوَالْحَمْدُالْعُرْفِىُّ

Adapun mnurut pngertian syariat adlh mnyalurkn (mndayafungsikn) smua yg tlh dikaruniakn Allah kpdny mnurut fungsi & tujuan ssuatu itu diciptakn.

Dg kta lain, mnyalurkn smua potensi tubuh yg tlh dikaruniakn o/ Allah, baik scara formal maupun substansial u/ 7an pngabdian kpd Allah.
وَعُرْفًاصَرْفُ الْعَبْدِجَمِيْعَ مَاأَنْعَمَ اللهُ بِهِ اعَلَيْهِ فِيْمَا خُلِقَل لِأَجْلِهِ ااَىْ أَنْ يَصْرِفَ جَمِيْعَ الْأَعْضَاءِ وَالْمَعَانِى الَّتِى أَنْعَمَ اللهُ عَلَيْهِ بِهَافِى الطَّاعَاتِ الَّتِى طُلِبَ اسْتِعْمَالُهَافِيْهَا.


Brsyukurlah pd Allah
Asy Syaukani brkata, Brsyukur pd Allah adlh memuji-Ny sbgai balasan atas nikmat yg diberikan dg cara mlakukn ktaatan pd-Ny (Fathul Qodir, 5: 487).

Pra ulama diantara Ibnu Taimiyah mngatakan
Syukur mknany adlah mrealisasikn keptaatan kpd Allah yg tlh mmberi nikmat dg cara myakininy dlm hati, mmuji dg lisan, & mlakukaan taat dg anggota badan. Maka yg trkait dg syukur mliputi lisan, hati, & jg sluruh anggota badan. 

Para ulama mnjelaskn bhwa ssorg dinamakn brsyukur ktika ia mmenuhi 3 rukun syukur: 
(1) mngakui nikmat trsbt scara batin (dlm hati), 
(2) mmbicarakn nikmat trsbt scara zhohir (dlm lisan), & 
(3) mnggunakn nikmat trsbt pd tmpat2 yg diridhoi Allah (dg anggota bdan).

Ibnu Taimiyah mnyatakn, Syukur haruslah dijalani dg mngakui nikmat dlm hati, dlm lisan & mnggunakan nikmat trsbt dlm anggota badan. (Majmu’ Al Fatawa, 11: 135)

Contoh syukur dg tindakan
Sufyan bin Uyainah brkata, 
Siapa yg mlakukan salat 5 waktu brarti ia brsyukur kpd Allah, & org yg brdoa u/ kedua org tuany stiap usai salat, ia tlh brsyukur kpd keduany.

Org2 yg mngingkari nikmat Allah & tdk brsyukur kpd-Ny brarti ia tlh brbuat aniay trhadap driny sndiri, krena Allah tdk akan mmberiny pahala bahkan mnyiksany dg siksaan yg pe0dih. Allah sndiri tdk mmerlukan syukur hamba-Ny krena syukur hamba-Ny itu tdk akan mmberikan keuntungan kpd-Ny sdikit pun, & tdk pula akan menambah kemuliaan-Nya. Dia Mahakuasa lagi Maha Terpuji.

mngajarkn kpd kita u/ brsyukur atas brbagai mcam nikmat, lbh2 lagi dg nikmat yg bgitu bsar yg Allah anugerahkan. Kpahaman trhadap din adalh suatu nikmat yg besar & begitu brharga. Kpahaman trhadap diinul Islam pun termasuk hikmah. Jika kita diberikan anugerah ilmu o/ Allah, rajin2lah u/ sllu brsyukur pd-Ny.

Syaikh ‘Abdurrahman As Sa’di mnjelasakn bhwa dlm ayat ini Allah mmerintahkn Luqman u/ brsyukur kpd Allah atas apa yg tlh Allah brikn kpd-Nya agar Allah snantiasa mmberkahiny & terus mnambah nikmat & keutamaan kpd diriny. Allah jg mnceritakn bhwa syukurny org yg brsyukur pasti manfaatny akan kmbali kpd diriny sndiri. & sbalikny brangsiapa yg kufur & enggan brsyukur kpd Allah mka krugian & ksengsaraan jg akan kmbali kpd diriny sndiri. (Lihat Tafsir As Sa’di)


Faidah Ayat
Surat Luqman ayat ke-12 ini mengandung bberapa faidah : 
Printah Allah kpd Luqman dlm ayat ini menjadi pelajaran dan wasiat bagi kita semua, hendaknya kita sebagai hamba harus snantiasa brsyukur kpd Allah.

Penjelasan adanya anugerah hikmah yang Allah berikan kepada Luqman.

◆Beda bersyukur & mmuji.
◆ Sseorg brsyukur disbabkn krena adany nikmat dr Allah. 
◆ pujian (الحمد) pnyebabny adalh adany ksempurnaan dr yg dipuji & adany pmberian drny.

Shingga sorg hmba mmuji Allah disbbkn krena 2 alasan, 
yaitu ksempurnaan Allah & jg mmuji-Ny krena nikmat yg Allah brikn kpd hmba trsbt. Nmun mmuji hny trbatas dilakukn o/ lisan sja.

Adapun bersyukur maka meliputi syukur dengan hati, lisan, dan anggota badan.

◆Wajibny brsyukur kpd Allah, krna Allah mmerintahkn brsyukurlh kpd Allah  ( اشْكُرْ لِلَّهِ ) 

Syukur kpd Allah termasuk bagian dr hikmah, krena hikmah mknany adlah sesuai dg kbenaran & mnempatkn ssuatu ssuai dg smestiny. Tdk diragukan lagi bahwa orang yang bersyukur berarti dia telah merealisasikan hal tersebut

◆Balasan syukur kembalinya kepada hamba yang telah bersyukur tersebut. 
& brangsiap yg brsyukur kpd Allah, وَمَن يَشْكُرْ 
mka ssungguhny ia brsyukur u/ diriny sndiri.  فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ 

Maksudnya
Para ulama tafsir mnjelasakn bhwa phala syukur akan kmbali kpd org yg brsyukur. Mka ini merupakan manfaat yg akan kmbali kpd diriny.

Bukanlah maksudnya syukur akan kembali kepada Allah dan memberikan manfaat untuk Allah, karena hakikatnya Allah tidak mendapat manfaat dari ketaatan hamba-Nya dan tidak pula mendapat mudharat dari kemaksiatan hamba-Nya. Oleh karena itu faidah dan manfaat dari besyukur kembalinya kepada orang yang telah bersyukur tersebut.

◆Orang yang mendapat anugerah hikmah maka hendaknya lebih bersyukur kepada Allah dibanding dg yg tidak mendapatkannya. 

◆Allah tidak mendapat manfaat sedikitpun dari ketaatan orang yang berbuat taat, bahkan ketaatan tersebut manfaatnya akan kembali kepada hamba itu sendiri. 

◆Perbuatan kufur tidak sedikitpun memberikan mudharat bagi Allah.

◆Penentapan adanya dua nama bagi Allah yaitu Al Ghaniy (Zat Yang Maha Kaya dan Tidak Membutuhkan Selainnya) dan Al Hamiid (Zat Yang Maha Terpuji) serta kandungan sifat yang ada dalam dua nama tersbut.

◆Allah disifat dengan dua sifat sekaligus yaitu ghinaa (tidak membutuhkan yang lain) dan al hamd (yang terpuji).  Tidak setiap yang ghaniy itu terpuji dan tidak setiap yang terpuji itu ghaniy. Adapun Allah memiliki kedua sifat tersebut sekaligus yang menunjukkan kesempurnaan sifat-sifat Nya. 


#######
Bersyukur Ketika Senang, Bersabar Ketika Mendapat Bencana

Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya. (HR. Muslim, no. 2999)
 
Imam Al-Munawir berkata dalam Faidhul Qadir, Keadaan seorang mukmin semuanya itu baik. Hanya didapati hal ini pada seorang mukmin.

Seperti itu tidak ditemukan pada orang kafir maupun munafik. Keajaibannya adalah ketika ia diberi kesenangan berupa sehat, keselamatan, harta dan kedudukan, maka ia bersyukur pada Allah atas karunia tersebut. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersyukur. Ketika ia ditimpa musibah, ia bersabar. Ia akan dicatat termasuk orang yang bersabar.


Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih maka 
(pahalanya) untuk dirinya sendiri مَنْ عَمِلَ صَالِحاً فَلِنَفْسِهِ
(Fushilat : 46)



Dan barangsiapa yang beramal shalih maka untuk diri mereka sendirilah mereka menyiapkan (tempat yang menyenangkan) 
وَمَنْ عَمِلَ صَالِحاً فَلِأَنفُسِهِمْ يَمْهَدُونَ
(Ar Ruum : 44)

Tidak Bersyukur Berarti Kufur
Lawan dari syukur adalah kufur. Allah berfirman :

وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ حَمِيدٌ

“ Dan barangsiapa yang tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji. ” (Luqman : 12)

Perlu diingat, bahwa perbuatan orang-orang yang kufur terhadap nikmat Allah sama sekali tidak akan memberi mudahrat bagi Allah dan sedikitpun tidak mengurangi kekuasaan Allah karena Dia adalah Al Ghaniy (Zat Yang Maha Kaya dan Tidak Membutuhkan Selainnya) . Demikian pula perbuatan orang-orang yang kufur tidak akan mengurangi hikmah dan keadilan Allah, karena Dia adalah Al Hamiid (Zat Yang Maha Terpuji)

Maka adanya orang yang bersyukur terhadap nikmat Allah dan ada pula orang-orang yang berbuat kufur terhadap nikmat tersebut terdapat hikmah di dalamnya. Hikmahnya adalah untuk membedakan keutaaman syukur dan bahayanya perbuatan kufur. Jika tidak ada bedanya, maka kondisi manusia akan sama sehingga niscaya tidak bisa terbedakan perbuatan yang baik dan perbuatan yang buruk.

& (ingatlah jg), tatkala Ilahmu mmaklumkn. وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ 
Ssungguhny jika kmu brsyukur, لَئِنْ شَكَرْتُمْ 
pasti Kmi akan mnambah (nikmat) kpdmu, لَأَزِيدَنَّكُمْ 
& jika kmu mngingkari (nikmat-Ku), mka ssungguhny azab-Ku sngat pdih.  وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
(QS. Ibrahim: 7).

Al Hasan Al Bashri mngatakn, Brangsiapa brsyukur pd Allah atas brbagai mcam nikmat yg dianugerahkan, Allah akan mnjadikanny smakin taat. 

Maqotil berkata, Barangsiapa yg mngesakan Allah dlm syukur, maka Allah akan mmberikn bginya kbaikan di dunia.(Lihat Zaadul Masiir, 4: 347).

Bgitu pula trhadap nikmat yg trlihat kecil & sepele, syukurilh. Jika nikmat kcil sj tdk bisa disyukuri, bagaimana lagi dg nikmat yg bsar.

Barang siapa yg tdk mnsyukuri yg sdikit, مَنْ لَمْ يَشْكُرِ الْقَلِيلَ 
mka ia tdk akan mmpu mnsyukuri sesuatu yg bnyak.  لَمْ يَشْكُرِ الْكَثِيرَ

(HR. Ahmad, 4: 278. Syaikh Al Albani mngatakn bhwa hadits ini hasan sbagaimna dlm As Silsilah Ash Shohihah no. 667)

Bersambung

Menggali faidah dari Mauidhoh Luqman Al-Hakim bagian kedua


Kisah Luqmanul hakim, ayat 12
Allah Ta'alla berfirman
& sesungguhnya tlh Kami brikan hikmah kpd Luqman  وَلَقَدْ آتَيْنَا لُقْمَانَ الْحِكْمَةَ 
yaitu, Brsyukurlah kpd Allah. أَنِ اشْكُرْ لِلَّهِ 
& brang siapa yg brsyukur (kpd Allah), وَمَنْ يَشْكُرْ 
mka ssungguhny ia brsyukur u/ diriny sndiri فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِ 
& brang siapa yg tdk brsyukur, وَمَنْ كَفَرَ 
maka ssungguhny Allah Mahakaya lg Maha Trpuji.  فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ 

Ulama Salaf brselisih pndapat tntang Luqman, اِخْتَلَفَ السَّلَف فِي لُقْمَان 
apakh dia sorg nabi /kah sorg hmba yg saleh sja tanpa 
predikat nabi? هَلْ كَانَ نَبِيًّا أَوْ عَبْدًا صَالِحًا مِنْ غَيْر نُبُوَّة ؟

Ada 2 pndapat mngenainy  عَلَى قَوْلَيْنِ
kbanyakn ulama mngatakn bhwa dia adlah sorg hmba
yg saleh, bukan sorg nabi.  الْأَكْثَرُونَ عَلَى الثَّانِي
Syarah : Ulama iktilaf tntang Luqman sorg Nabi / org soleh.
-Tntang asal-usulny, Hidup dijaman siapa, & apa maisahny.

Sufyan As-Sauri tlh mriwayatkn dr Al-Asy'as, وَقَالَ سُفْيَان الثَّوْرِيّ عَنْ الْأَشْعَث 
dr Ikrimah, dr Ibnu Abbas yg mngatakn عَنْ عِكْرِمَة عَنْ اِبْن عَبَّاس قَالَ
bhwa Luqman adlah sorg budak dr ngeri Habsyah (Abesenia) 
& sorg tukang kayu. كَانَ لُقْمَان عَبْدًا حَبَشِيًّا نَجَّارًا 

Qatadah tlh mriwayatkan dr Abdullah ibnuz 
Zubair  وَقَالَ قَتَادَة عَنْ عَبْد اللَّه بْن الزُّبَيْر 
yg mngatakn bhwa ia prnah brtanya kpd Jabir ibnu 
Abdullah,  قُلْت لِجَابِرِ بْن عَبْد اللَّه
Smpai sberapakh pngetahuanmu tntang 
Luqman?  مَا اِنْتَهَى إِلَيْكُمْ مِنْ شَأْن لُقْمَان ؟ 
Jabir ibnu Abdullah mnjawab, قَالَ كَانَ
bhwa Luqman adlah sorg yg brprawakan pndek, 
brhidung lbar (Pesek) brasal dr Nubian. قَصِيرًا أَفْطَس الْأَنْف مِنْ النُّوبَة 

Yahya ibnu Sa'id Al-Ansari tlh mriwayatkn dr Sa'id ibnul
Musayyab  وَقَالَ يَحْيَى بْن سَعِيد الْأَنْصَارِيّ عَنْ سَعِيد بْن الْمُسَيِّب 
yg mngatakn bhwa Luqman قَالَ كَانَ لُقْمَان
brasal dr daerah pdalaman Msir (brkulit hitam) ( skrg Sudan, sblh slatan Mesir) & brbibir tbal. مِنْ سُودَان مِصْر ذُو مَشَافِر
Allah tlh mmberiny hikmah, أَعْطَاهُ اللَّه الْحِكْمَة
ttapi tdk dibri knabian.  وَمَنَعَهُ النُّبُوَّة 

Al-Auza'i mngatakn, tlh mnceritakn kpdku Abdur Rahman 
ibnu Harmalah  وَقَالَ الْأَوْزَاعِيّ حَدَّثَنِي عَبْد الرَّحْمَن بْن حَرْمَلَة 
yg mnceritakn bhwa prnah ada sorg llaki brkulit hitam 
dtang kpd Sa'id ibnul Musayyab mminta2 
kpdny. قَالَ جَاءَ رَجُل أَسْوَد إِلَى سَعِيد بْن الْمُسَيِّب يَسْأَلهُ 

Maka Sa'id ibnul Musayyab mnghiburny, فَقَالَ لَهُ سَعِيد بْن الْمُسَيِّب 
Jgn kmu brsedih hati krna kmu brkulit hitam, لَا تَحْزَن مِنْ أَجْل 
krna ssungguhny ada 3 org mnusia yg trbaik brasal 
dr bngsa kulit hitam,  أَنَّك أَسْوَد فَإِنَّهُ كَانَ مِنْ أَخْيَر النَّاس ثَلَاثَة
yaitu Bilal,   مِنْ السُّودَان بِلَال 
Mahja' bekas budak maula Umar ibnul 
Khattab,  وَمِهْجَع مَوْلَى عُمَر بْن الْخَطَّاب وَلُقْمَان 
& Luqmanul Hakim yg brkulit hitam, brasal dr Nubian
& brbibir tbal.  الْحَكِيم كَانَ أَسْوَد نُوبِيًّا ذَا مَشَافِر

Faidahny : 
Islam tdk mmbeda2kan bangsa,suku & ras, tdk ada keutamaan arab dg slain arab yg mmbedakn adlh taqwa
Hai manusia,ssungguhny Kmi mnciptakn kmu  يَا أَيُّهَا النَّاس إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ 
dr sorg laki2 & sorg prempuan مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَى 
& mnjadikan kmu brbangsa2  وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا 
& brsuku2 spaya kmu sling kenal-mngenal وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا
Ssungguhny org yg pling mulia di antara kmu di sisi Allah 
ialh org yg pling brtakwa.  إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ   (Al-Hujurat 49: 13)

Nabi brsabda Ktahuilh bhwa tdk ada kutamaan bgi org ‘Arab di atas org ‘Ajam (non ‘Arab),   أَلاَ لاَ فَضْلَ لِعَرَبِيٍّ عَلَى عَجَمِيٍّ 
tdk kutamaan bgi org ajam di atas org arab, وَلاَ عَجَمِيٍّ عَلَى عَرَبِيٍّ 
jg bagi yg brkulit mrah di atas yg brkulit hitam وَلاَ أَحْمَرَ عَلَى أَسْوَدَ 
/ bagi yg brkulit hitam di atas yg brkulit mrah kec dg sbab ktakwaan. وَلاَ أَسْوَدَ عَلَى أَحْمَرَ إِلاَّ بِالتَّقْوَى
[HR. Ahmad, 5/411 & lain2, dinyatakn shahih o/ Syaikh al-Albani dlm ash-Shahihah, no. 2700].

Sbgaimna contohnya kisah nyata tntang bilal & Salman ;
faqot rofaal islama salman al farizi.  Ssunguhny islam tlh mnangakat drajatny pdahal bkan org arab
Wawa doa sirku annasiba al alabin.  & sbalikny kesyrikn mnjdikn abu lahab yg brnasab tinggi mnjadi rndah disisi Allah karena musrik.

Faidah u/ kita saat ini kita tanamkn pd diri & kluarga bhwa yg jd patokn kita bkanlh pnampilan smata.
###

Bersambung

Menggali faidah dari Mauidhoh Luqman Al-Hakim bagian pertama.

Menggali faidah dari Mauidhoh Luqman Al-Hakim bagian pertama.

Apa itu mauidah

Mauidhoh secara lugoini yakni wa’adza, ya’idzu, ‘idzatan. Ketiga kata ini bisa dimaknai sebagai bimbingan, nasehat, pendidikan atau peringatan. Sementara itu, adapun arti dari hasanah adalah baik.

Isi Mauidhoh
Pertama.
Luqman mngajarkan tntang konsekunsi tauhid tdk melakukan kysirikan

Kedua
Tanda benar tauhidnya yakni berbakti kpd ortu

Ketiga
BerMurakobah sllu merasa diawasi Allah 

Keempat
Perintahkan keluarga kita shalat

Kelima
Amar ma'ruf nahi mungkar & bersabar atas cobaan

Keenam
Jgn sombong 

Wallahu'allam

Bersambung dipembahasan.